Konsolidasi PLN dan Telkom Merajai Bisnis Internet

0
4

Pemerintah menetapkan jaringan internet milik PLN yaitu Icon+ akan melebur dengan bisnis internet fixed broadband milik Telkom. Rencana penggabungan Icon+ dengan Telkom dikemukakan Menteri BUMN Erick Thohir dalam rapat dengar pendapat dengan DPR, Senin (1/9/2021). Erick menyebut konsolidasi bisnis internet itu akan mirip dengan peleburan anak usaha BUMN bidang rumah sakit ataupun perhotelan.

Penggabungan PT Indonesia Comnets Plus (Icon+) yang merupakan anak usaha PT PLN  ke dalam ekosistem PT Telkom Indonesia Tbk, (TLKM) diyakini bakal membuat posisi BUMN makin kuat dalam menghadapi persaingan dengan non-BUMN di sektor telekomunikasi. Dari sisi kualitas layanan dan kuantitas panjang serat optik dan aset bakal meningkat pesat.

Anggota Komisi VI DPR, Andre Rosiade, menyatakan peleburan usaha itu tetap bergantung pada kesanggupan BUMN. “Skemanya terserah bagaimana, yang penting menguntungkan negara dan masyarakat”.

Vice President Corporate Communication PT Telkom (Persero), Pujo Pramono, menyebut rencana itu sebagai sinergi di antara perusahaan internet pelat merah. Hingga triwulan II lalu, Telkom menyambungkan jaringan serat optik sepanjang lebih dari 169 kilometer. Jangkauan layanannya bisa meningkat drastis jika digabungkan dengan jaringan serat optik Icon+ yang pada 2019 sudah mencapai 152.069 kilometer.

“Kami menyambut baik rencana Kementerian BUMN dalam rangka mendukung akselerasi digitalisasi dan pemerataan konektivitas,” tuturnya. Pujo memperkirakan bahwa industri internet berlangganan bakal kedatangan banyak pemain baru karena peluang yang besar pada masa pandemi Covid-19.

Hingga akhir tahun lalu, Indihome milik Telkom sudah dipakai 8,02 juta pelanggan dengan pertumbuhan tahunan 14,5 persen. “Sebanyak 1,01 juta dari jumlah tersebut merupakan pelanggan baru di masa pandemi,” kata Pujo.

Peneliti BUMN dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, Toto Pranoto, menilai penyatuan bisnis internet BUMN sebagai upaya bersaing dengan swasta. Era internet 5G membuat dunia usaha semakin berani berinvestasi ke industri internet. “Telkom akan mengkonsolidasi kekuatan agar lebih kompetitif melawan Axiata, Ooredoo, maupun Tri yang juga banyak mengucurkan investasi di sektor ini,” katanya.

Leave a Reply