Waspada! 3.830 Orang Positif Covid-19 Berkeliaran di Ruang Publik

0
5
Kerumunan di restoran Holywings,Kemang yang akhirnya dibubarkan polisi

Aplikasi PeduliLindungi mendeteksi ada 3.830 orang positif Covid-19 yang masih beraktivitas di tempat-tempat umum. Seperti di mal, bandara, stasiun kereta api dan restoran. Menteri Kesehatan Bdi Gunadi Sadikin mengatakan  3.830 orang itu antara lain terdiri dari 3.000 orang positif Covid-19 terdeteksi masih beraktivitas di mal atau tenant mal. Selanjutnya, ada 43 orang positif Covid-19 yang ke bandar udara, 63 orang positif Covid-19 menaiki kereta api, dan 55 orang positif Covid-19 yang masuk ke restoran.

“Padahal, orang-orang ini adalah orang-orang yang sudah teridentifikasi positif Covid yang harusnya stay di di rumah atau diisolasi terpusat di karantina,” ujar Budi. Kendati demikian, Budi mengeklaim, aplikasi PeduliLindungi juga memudahkan pelacakan terhadap orang-orang positif Covid-19 yang masih berkeliaran tersebut untuk kemudian dibawa ke tempat isolasi.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, orang-orang yang mendapatkan notifikasi warna hitam pada saat memindai QR Code dari aplikasi PeduliLindungi dilarang masuk ke pusat perbelanjaan.

“Dengan ditolaknya ribuan orang dengan notifikasi warna hitam tersebut, semakin menegaskan bahwa pusat perbelanjaan selalu memberlakukan dan menerapkan protokol kesehatan ketat dan aman saat dikunjungi,” tutur Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), Alphonzus Widjaja,

Penanganan orang yang terpapar covid-19 diminta APPBI harus mendapat perhatian khusus dari pemerintah karena mereka seharusnya melakukan isolasi di tempat khusus dan pemerintah memastikan agar warga yang terindikasi penyakit menular itu tidak bebas berkeliaran di tempat-tempat umum.

“Sehingga mereka tidak merepotkan dan tidak membahayakan masyarakat umum lainnya. Pusat perbelanjaan telah terbukti memiliki kemampuan untuk menolak dan mencegah orang-orang yang terpapar covid-19,” ucapnya.

 

Leave a Reply