Ketua Majelis Pertimbangan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Mardiono menerima penunjukan dirinya menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum menggantikan Suharso Monoarfa. Mardiono yang merupakan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) itu juga diketahui memiliki harta Rp 1,2 triliun.
Dicek melalui situs LHKPN atau Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara, Senin (5/9/2022), Mardiono terakhir menyampaikan LHKPN pada 30 Maret 2022 sebagai laporan periodik 2021. Tercatat total hartanya adalah Rp 1.270.833.511.147.
Hartanya itu terdiri dari 179 bidang tanah dan bangunan yang totalnya Rp 676.591.790.000. Lalu ada 11 mobil dan 5 motor dengan nilai Rp 7.725.950.000.
Sebelumnya diberitakan Muhammad Mardiono yang dikenal sebagai politikus senior PPP itu juga dikenal sebagai seorang pengusaha. Mardiono pernah menjabat sebagai Ketua DPW PPP Provinisi Banten. Selain itu, Mardiono juga sempat menjabat sebagai Waketum PPP saat masih dalam kepimpinan Romahurmuziy.
Selain itu, nama Mardiono sempat juga digadang-gadang sebagai caketum PPP pada Munas 2020. Kini, Mardiono ditunjuk tiga Majelis PPP menjadi Plt Ketum PPP menggantikan sementara Suharso Monoarfa.
Mardiono mengaku ingin PPP bangkit di 2024. Mardiono mengaku mendapat dukungan dari kiai untuk menjabat Plt Ketua Umum PPP.
“Saya menerima amanah yang diputuskan dalam rapat pengurus harian untuk mengisi jabatan Plt Ketua Umum PPP. Atas dukungan dan doa para kiai yang ada di majelis ini, bismillah saya akan bekerja keras agar PPP bisa bangkit di Pemilu 2024,” kata Mardiono, Senin (5/9/2022). (CPK)







































