Proyeksi Pendapatan Freeport Indonesia 2023 Semakin Melejit

0
369
Proyeksi Pendapatan Freeport Indonesia meningkat pada 2023.

Pendapatan Freeport diperkirakan mencapai angka tertinggi pada 2023 mendatang sebesar 7,463 miliar dollar AS atau setara 108,8 triliun rupiah. Pihak Inalum menyatakan pendapatan Freeport pada 2023 melampaui pendapatan pada 2021 yang diperkirakan mencapai Rp 5,121 miliar dollar AS. Sementara itu mengenai divestasi saham, Inalum mengaku sudah mendapatkan dana pembelian 51 persen saham milik asing di Freeport Indonesia sebesar 4 miliar dollar AS atau setara 58,4 trililun rupiah dari hasil penerbitan global.

Dana hasil obligasi global ini akan digunakan untuk pembelian saham mayoritas Freeport dan sisanya untuk refinancing.

“Global Bond”

Global bond yang diterbitkan Inalum merupakan yang pertama. Ini menunjukkan kepercayaan investor terhadap Inalum dan kondisi ekonomi nasional. Dalam penerbitan global bond tersebut, Inalum menjelaskan, tidak ada yang digadaikan, dan tidak ada aset yang dijaminkan.

Berdasarkan data, obligasi tersebut memiliki empat tenor, yakni tiga tahun dengan nilai emisi 1 miliar dollar AS dengan kupon 5,230 persen, tenor lima tahun senilai 1,25 miliar dollar AS dengan kupon 5,710 persen, tenor 10 tahun senilai 1 miliar dollar AS dengan kupon 6,530 persen, dan tenor 30 tahun senilai 750 juta dollar AS dengan tingkat kupon 6,757 persen.

Pada saat penawaran obligasi global mengalami oversubscribe (kelebihan permintaan). Untuk obligasi dengan tenor tiga tahun, kelebihan permintaannya mencapai 4,1 miliar dollar, untuk tenor lima tahun oversubscribe mencapai 5,5 miliar dollar, untuk tenor 10 tahun, mengalami oversubcribe mencapai 7,1 miliar dollar, dan untuk tenor 30 tahun kelebihan permintaan mencapai 3,7 miliar dollar AS. (INT)